DAHSYATNYA HUKUM DINEGARA INI

Inilah bukti dan fakta nyata jika semua aparat penegak dan pejabat hukum dinegeri ini saling berlomba lomba untuk bisa mengkriminalisasi para pengguna dan penyalah guna serta pecandu narkoba yang sudah mereka tangkap dan diadili kemudian dihukum dzalim.

Lihatlah bukti di bawah ini :

rn

edi

fakta

Saudara kami Hadi Junaedi dihukum dengan 2(dua) hukuman yang berbeda dimana vonis dikeluarkan oleh KAJATI dan M.A itu berbeda jika anda lihat gambar diatas. Yang mana kedua hukuman itu adalah bukti kriminalisasi yang tidak sesuai dengan fakta dan bukti bukti yang sebenarnya dipengadilan.

gambar vonis mahkamah agung 17 tahun

ma

 

 

gambar vonis KAJATI 14 TAHUN berbeda dengan M.A yang 17 TAHUN

 

12661980_147032369011349_6613646593195533943_n

 

Coba perhatikan gambar diatas dari koran tempo lalu putusan kajati dan putusan mahkamah agung yang menyebutkan jika tertangkap sedang mengkonsumsi narkoba didalam mobil dan ditemukan barang bukti heroin 1,1 gram dan shabu 0,7 gram. Bukti yang disembunyikan dan tidak pernah diungkap dipengadilan adalah ditemukan pula bong atau alat hisap dan 2 gulung timah aluminium foil didalam mobil ketika ditangkap anggaota BNN. 

 

bn2

 

Dan sisa dari barang bukti yang jumlahnya 50 gram  ditemukan dilokasi kost kost an .

F A K T A

  1. Saudara kami hadi sejak awal tertangkap oleh BNN tidak pernah mengakui mempunyai kost an.
  2. Saat anggota BNN masuk ke kost an maka BNN menggunakan kunci penjaga kost an untuk membuka gerbang dan masuk kedalam kamar kost an. Hal itu dikarenakan tidak ditemukannya kunci pada saat penggeledahan tubuh dan mobil milik saudara hadi.
  3. Saat memasuki dan menggeledah kamar kost an dimana sisa narkoba ditemukan maka ditemukan pula sebuah KTP atas nama JAMAL. Yang mana pada akhirnya saudara kami hadi dipaksa untuk mengakui jika sdra. JAMAL adalah orang yang mengirim narkoba kepada saudara kami Hadi. Faktanya adalah jika saudara kami tidak pernah tahu atau mengenal saudara JAMAL sebelumnya.

Bukti jika pada tuntutan disebutkan ditemukan KTP an. Jamal

Gmb surat tuntutan ada nama jamal

namaade

Inilah bukti jika pada saat 10 orang petugas BNN beserta penjaga kost an sebagai saksi mereka dalam melakukan penggeledahan kamar kost an. Yang kemudian ditemukan KTP an. Jamal . Seharusnya yang menjadi saksi penggeledahan itu adalah ketua RT/RW setempat dan bukan penjaga kost an yang mana dialah yang membuka gerbang dan pintu kamar kost an melalui kunci yang dia miliki dan bukan kunci milik saudara kami hadi.

  1. Diketahui belakangan jika kamar kost an tersebut disewa oleh seseorang yang bernama DIMAS. Hal ini terbukti dari kwetansi pembayaran yang nama dan no KTP sdra DIMAS tertera pada kwetansi pembayaran sewa kamar kost tersebut.
  2. Perhatikan kembali gambar gambar diatas tempo atau putusan kajati dan M.A dimana disana disebutkan jika saudara kami hadi ditangkap oleh anggota BNN pada hari senin tanggal 26 mai 2014. Kemudian 1 (satu) minggu setelah saudara kami hadi ditangkap maka datanglah surat resmi dari BBN lido (rehabilitasi) yang ditujukan ke BNN cawang. Yang mana isi surat itu menerangkan jika sdra kami hadi yang ditangkap oleh anggota BNN cawang adalah seorang pecandu dimana pernah mengikuti atau menjadi residen di BNN lido selama 1 tahun. Lihat gambar dibawah ini.

Tetapi sayang surat keterangan rehabilitasi resmi dari BNN lido tersebut DIKENCINGI oleh BNN cawang dan disembunyikan. Inilah BUKTI DAN FAKTA kriminalisasi bagi seorang pecandu.

rehab

  1. Perhatikan kembali gambar diatas yaitu pada vonis atau putusan dimana pada pasalnya tercantum pasal 112 ayat 2. Dan ini adalah salah satu bukti kembali untuk mengkriminalisasi seorang pecandu untuk bisa dijebloskan kedalam penjara dengan hukuman yang biadab yaitu 17 tahun dengan barang bukti 1.1 gram heroin. Karna fakta sebenarnya jika saudara kami hadi dipersidangan dituntut dengan ayat 1 dan bukan ayat 2 seperti pada gambar diatas. Coba Perhatikan gambar dibawah ini, ini adalah berkas tuntutan dari jaksa NURAENI aco yang menuntut dzalim pasal 112 ayat 1 dengan tuntutan 14 tahun penjara. Karna ancaman pasal 112 ayat 1 adalah minimal 4 tahun dan maksimalnya hanya 12 tahun saja. lihat bukti gambar dibawah.

pasal

psl1

  1. Perhatikan kembali gambar paling atas yaitu pada vonis atau putusan atau tempo. Disana tertulis jika saudara kami tertangkap sedang mengkonsumsi narkoba dan ditemukan barang bukti didalam mobil berupa shabu 0,7 gram dan 1.1 gram heroin. Maka jika mengacu kepada surat edaran mahkamah agung (SEMA) no 4 tahun 2010 tentang batasan banyaknya narkoba jika tertangkap tangan maka seharusnya saudara kami hadi masuk kedalam golongan pecandu yang wajib dan harus direhabilitasi dan bukan dihukum penjara 17 tahun. Yang lebih tragisnya saat kami mengajukan KASASI ke mahkamah agung untuk saudara kami hadi maka mahkamah agung menolak kasasinya dan tetap menghukum saudara kami hadi 17 tahun penjara. Inilah BUKTI NYATA dari berlomba lombanya para penegak hukum untuk mengkriminalisasi pecandu karna terbukti jika lembaga tertinggi mahkamah agung pun mengencingi Surat edaran yang mereka buat sendiri dan mereka tetapkan untuk diberlakukan dibumi nusantara ini.  Dan itu sama halnya dengan BNN yang mengencingi surat rehabilitasi yang mereka buat sendiri.

sema

 

8. Dari gambar diatas jelas terbuktu bahwa untuk mengkriminalsisasi saudara kami hadi maka jaksa selatan nuraeni aco dan hakim suprapto mengabaikan semua bukti diatas bahkan surat keterangan rehabilitasi dari BNN lalu RSKO juga dari dokter specialis narkoba yaitu dr. Aslianti asril dan dokter win permadi atau dr. Cheng.

Dari semua bukti dan fakta maka kami mengambil kesimpulan jika semua para penegak hukum bersepakat untuk bisa mengkriminalisasi saudara kami hadi agar bisa dijebloskan ke dalam penjara dari pada direhabilitasi.

 

Inilah kisah pahit dan tragisnya menjadi pecandu dinegeri ini, dan hal ini bukan hanya dialami oleh saudara kami hadi saja bahkan hampir semua para pengguna dikriminalisasi agar bisa dijebloskan ke dalam penjara. Itulah sebab mengapa sekarang ini hampir semua penjara over load atau over kapasitas penghuni karna isinya sebagian besar adalah pengguna dan pecandu yang nota bane nya mereka itu adalah korban. Dan hal ini juga sebagai bukti mengapa tempat tempat rehabilitasi sepi penghuni dan hampir tidak ada yang dirawat disana.

Jika kita ingat maka sebenarnya mereka itu adalah korban dan menjadi sasaran atau target para bandar narkoba maka alangkah dzalmnya jika kita tidak membantu mereka tapi malah menambah penderitaan mereka dengan menghukum dan memasukannya kepenjara. Karna mereka pun bukan orang yang terlahir dari batu. Tetapi mereka juga mempunyai keluarga bahkan sebagian dari mereka sudah memiliki istri dan anak. Maka apa jadinya jika mereka malah dihukum penjara dengan hukuman yang sangat lama. Istri mereka minta cerai dan anak anak mereka akan jadi anak broken home. Dan apakah para penegak hukum pernah memikirkan anak anak dari ayahnya yang dikriminalisasi oleh hukum buatan mereka???

Ironis sekali para penegak hukum memperlakukan para korban narkoba dan sangat jauh berbeda disaat mereka memperlakukan seorang koruptor yang seorang maling dan sudah merampok uang rakyat di negeri ini. Para koruptor tidak mendapat siksaaan fisik pada saat penangkpannya tetapi para korban narkoba yang bukan maling atau rampok diperlakukan sadis seperti binatang.

Para koruptor pun dikasih makan yang semua nya serba enak bahkan tidurpun tidak seperti para korban narkotika yang harus tidur dilantai dingin didalam penjara dengan kondisi fisik luka dalam akibat  habis disiksa dan sakit karna sakau.

Sadarkah kalian semua dengan apa yang kalian telah perbuat terhadap semua korban narkoba dinegeri ini.

tdk-hll-569f180e8efdfd2a05567508

Sadarlah wahai saudaraku.

Bahkan ALLAH mengutus baginda Rosullolloh turun kemuka bumi ini di zaman zahiliyah adalah untuk membuat atau menyadarkan penduduk mekkah kala itu yang rata rata mayoritas adalah orang pemabuk atau meminum khamar.

Dan ALLAH tidak memerintahkan kepada baginda rosul untuk menghukum apalagi sampai dzalim kepada para pemabuk atau peminum khamar tersebut. Tetapi diberi bimbingan serta nasehat agar mereka kembali ke jalan yang benar dan bertaubat dijalan islam.

Dan itu artinya sangat jauh berbeda dengan kalian yang mengaku sebagai umat baginda rosullulloh yang selalu menjalankan semua sunah sunahnya(ahlussunnah). Karna kalian tidak mengikuti jejak baginda rosullulloh bahkan menyimpang sangat jauh dengan apa yang telah dicontohkan atau diperbuat oleh baginda rosullulloh.

“JANGANLAH KARNA KEBENCIANMU TERHADAP SESEORANG SEHINGGA KAMU BERLAKU TIDAK ADIL ATAU DZALIM”

images

 

JAKARTAS FREEDOM FIGHTERS

WE SMART, DIFFERENT N DANGEROUS

Advertisements